MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Pada mualid tahun ini setidaknya ada tiga kesamaan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Maulid yang sesungguhnya diantranya :

1.  Harinya

2. Tanggalnya

3.  Bulannya

Semoga ketiga hal tersebut menjadi tanda Li Izzil Islam Wal Muslimin.

Pemerkosa Siswi SD Dibekuk

SUMENEP – Pelaku pemerkosa siswi SDN Sera Timur I, Kecamatan Bluto, Mukid, 31, warga Desa Sera Timur, kemarin, ditangkap aparat. Pelaku dijebloskan ke dalam sel tahanan mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka ditangkap di salah satu rumah milik warga setempat, sekitar pukul 15.00. Dia tertangkap basah warga, ketika menggagahi Melati (nama samaran) anak di bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Mualimin mengatakan, penangkapan terhadap tersangka yang ketahuan bersembunyi di rumah warga setempat, berkat informasi dari masyarakat. “Jadi, kami langsung melakukan penggerebekan dan tersangka berhasil ditangkap,” kata Mualimin, pada wartawan di kantornya, Jumat (13/3).

Dijelaskan, penangkapan tersangka bermula dari adanya laporan warga Desa Sera Timur, Bluto, pada Rabu (11/3) kemarin, bahwa telah terjadi tindak pidana pemaksaan hubungan suami istri terhadap anak di bawah umur, yang berusia 12 tahun.

Perbuatan bejat itu dilakukan tersangka, Selasa (10/3) kemarin, sekitar pukul 13.00, di salah satu ruangan kelas SDN Sera Timur.

“Ternyata, perbuatan tersangka ini diketahui masyarakat setempat, sehingga dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Sumenep,” terangnya. Dalam proses pemeriksaan itu, kata Mualimin, diketahui kalau korban sudah menerima perlakuan semacam yang sama sebanyak satu kali sebelum ditangkap.

Namun korban tidak berani mengadu kepada orang tuanya. “Akibatnya, pelaku berani melakukannya lagi dengan memaksa korban dan digeret ke SD Sera timur. Pada saat kejadian, tertangkap tangan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sedangkan tersangka, ketika diperiksa mengakui perbuatannya telah memaksa korban untuk memenuhi nafsu birahinya. Tersangka saat ini mendekam di balik jeruji besi Mapolres Sumenep, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penyidik akan menjerat tersangka dengan pasal 287, 290 ayat 2 KUHP Jo pasal 81 ayat 2 KDRT dan pasal 82 UU No. 23 tahun 2002, tentang Kejahatan terhadap Anak di Bawah Umur, yang ancaman hukumannya maksimal 17 tahun penjara.(zr/rd)

Sumber : Radar Madura

Waspada Bumbu Negatif Tayangan TV

BANGKALAN-Kegemaran anak menonton tayangan televisi (TV) menjadi perhatian tersendiri Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Bangkalan. Pasalnya, tayangan yang digemari anak seperti film kartun justru banyak dibumbuhi tayangan pornografi dan kekerasan.

“Yang membekas pada si anak kemudian bukan inti atau makna tayangan yang ditonton, tetapi kekerasan,” kata Kepala Dishubkominfo Achmad Faji kepada koran ini kemarin. Dijelaskan, tayangan yang dikemas dalam bentuk kartun dengan segmentasi anak justru mengobral tayangan negatif. Seperti tayangan, Naruto, Tom and Jerry, Spongebob, dan film kartun lainnya yang dinilai tak lagi murni sebagai film untuk anak-anak.

“Tidak usah mencontohkan jauh-jauh, kadang anak-anak di rumah kalau memanggil orang tuanya sambil berteriak-teriak menirukan Naruto itu,” sesalnya seraya tersenyum. Tidak hanya unsur kekerasan, tayangan lain yang cukup mengkhawatirkan bagi si anak saat ini juga didapat dari tayangan yang menggunakan bahasa kasar. Fakta tersebut akhirnya berseberangan dengan adat ketimuran yang dianut masyarakat Madura.

Untuk itu, orang tua zaman sekarang dituntut untuk lebih perhatian terhadap putra-putrinya. Jika ditengarai anaknya menyembunyikan hal-hal yang mencurigakan, seperti menyimpan video yang berbau porno dan kekerasan lainnya, orang tua dapat memberikan pemahaman terhadap anaknya dengan pola yang memadai.

“Sebenarnya saya bukan pakar psikologi atau komunikasi, tetapi cara antisipatif orang tua dapat membantu menekan pola meniru dan agresifitas,” sergahnya. Pihaknya kini tengah melakukan serangkaian analisa pemetaan. Terkait anak menonton televisi tanpa pendampingan orang tua. (c12/nra)

Sumber : Radar Madura

HEBOH VIDEO SYUR IBU-IBU

PAMEKASAN-Warga di wilayah pantura, tepatnya di Kecamatan Pasean, akhir-akhir ini dihebohkan beredarnya video syur seorang ibu rumah tangga. Kini polsek setempat menyelidiki pelaku yang diduga mendalangi pengambilan gambar di ruang pribadi tersebut.

Kasus video syur itu menjadi kasak kusuk di wilayah pantura. Sebab, ditengarai video syur itu telah beredar di sebagian masyarakat. Selain itu, korban yang ada dalam gambar berdurasi 10 menit itu memang melaporkan kasus tersebut kepada Polsek Pasean.

Dari pengamatan koran ini, video syur itu sepertinya pengambilannya disengaja. Itu jika dilihat dari posisi pengambilan gambar yang tersembunyi. Dalam video terlihat pelaku mengambil gambar dari ketinggian di luar kamar korban.

Sedangkan videonya berisi gambar korban dalam beberapa macam posisi. Namun, kebanyakan pada posisi tidur telentang. Dan, posisi pelaku yang mengambil gambar pas berada di atas korban. Sehingga, pelaku dengan mudah mengabadikan tubuh korban yang dalam keadaan terbuka.

Dalam video korban mengenakan daster. Sedangkan bagian bawahnya (maaf) terlihat korban hanya mengenakan CD.

Di wilayah utara beredar kabar korban dalam keadaan bugil. Namun, itu ternyata sulit dibuktikan. Video yang beredar hanya memerlihatkan korban terbuka bagian bawahnya.

Laporan korban sendiri tertuang pada surat tanda penerimaan laporan di Polsek Pasean No.Pol: LP/02/I/2009/Polsek. Dalam laporan tertanggal 10 Februari 2009 itu, korban NLF, asal Dusun Persil II, Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean, melaporkan FS, tetangganya sendiri yang diduga sebagai pelaku perbuatan asusila tersebut.

Kapolres Pamekasan AKBP Mas Gunarso melalui Kapolsek Pasean AKP Heri Setyo membenarkan laporan tersebut. Menurut Heri, laporan itu kini masih diselidiki pihaknya.

“Kasusnya memang sedang kami tangani. Kini dalam tahap penyelidikan,” katanya kemarin siang melalui saluran telepon.

Heri menjelaskan, pihaknya telah memeriksa sejumlah pihak. Mulai dari pelapor, korban, hingga saksi-saksi pendukung. “Bahkan, hari ini (kemarin, Red) kami telah memeriksa terlapor, FS” jelasnya.

Hanya, meski telah memeriksa sejumlah pihak, polsek belum menentukan tersangka. Heri berdalih, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Untuk tersangka memang belum, ini kan masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (zid)

Sumber : Radar Madura

Kacang Hijau Rp 8 Ribu

SUMENEP – Petani kacang hijau patut berbahagia. Sebab harga jual kacang hijau di pasaran belakangan ini cenderung meningkat. Dimana per kilogramnya tak kurang dari Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu.

Zainal Abidin, 45, petani kacang hijau di Desa Belluk Raje, Kecamatan Dasuk, Sumenep adalah salah seorang yang mengaku gembira dengan kondisi tersebut. Diakui, untuk musim panen kali ini sebagian besar tanaman petani tumbuh bagus. Zainal mengatakan, kondisi tersebut mengobati kekecewaan petani terhadap hasil panen sebelumnya. Baik untuk tanaman jagung maupun padi.

Kepada koran ini dikatakan, sejauh ini harga jual kacang hijau masih berkisar Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per kg. Harga jual tersebut, tuturnya, sudah tergolong tinggi. Dimungkinkan, harga akan terus naik. Pasalnya, kacang hijau banyak diburu masyarakat. “Informasi yang saya dengar, kebutuhan akan kacang hijau akan terus meningkat,” ujarnya.

Bapak satu anak itu menambahkan, panen kacang hijau pada musim ini tergolong bagus. Sebab, persediaan pupuk yang biasa diperuntukkan untuk jagung dan padi dimanfaatkan petani untuk tanaman kacang hijau.

Petani lainnya, Yuni, 35, membenarkan, harga kacang hijau terus merangkak naik. Dijelaskan, harga jual kisaran Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per kg sangat tinggi dibanding harga beberapa bulan lalu. Sebab, pada panen tahun lalu harga jual kacang hijau berada di bawah kisaran tersebut. Yakni antara Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu per kg. “Saat ini, baru selesai dijemur kacang hijau langsung laku dengan harga tinggi,” ungkapnya.

Dia menginginkan harga stabil pada level tertinggi. Supaya, modal yang dipergunakan selama bercocok tanam bisa kembali. Apalagi, akunya sejak bercocok tanam tembakau, jagung dan padi hasil panen rusak.

Sementara petani kacang hijau di Kecamatan Pragaan sampai saat ini belum bisa menjual tanaman kacang hijaunya. Sebab, sebagian besar tanaman kacang hijau mereka masih muda.(tur/zr/ed)

Sumber Radar Madura


MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Nabi Muhammad SAW dilahirkan di Mekkah dan beliau wafat di Madinah, mulai sejak zaman jahiliyah sampai pada masa sahabat beliau, tidak pernah ada acara untuk memperingati Kelahiran Junjungan Nabi Kita Muhammad SAW, dengan alasan apapun. Bahkan ketika Khalifah Umar bin al-Khaththab bermusyawarah mengenai sesuai yang sangat penting dengan para sahabat, yakni mengenai perlunya penanggalan Islam, mereka hanya mengemukakan dua pilihan, yakni memulai tahun Islam dari sejak diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul atau sejak Beliau hijrah ke Madinah. Akhirnya, pilihan Khalifah Umar yang disepakati para sahabat jatuh pada yang terakhir. Khalifah Umar beralasan, Hijrah adalah pembeda antara yang haq dan yang batil (ath-Thabari, Târîkh ath-Thabari, 2/3). Saat itu tidak ada seorang sahabat pun yang mengusulkan tahun Islam dimulai sejak lahirnya Nabi Muhammad Saw.
Demikian pula ketika mereka bermusyawarah tentang dari bulan apa tahun Hijrah dimulai, mereka pun hanya mengajukan dua alternatif, yakni bulan Ramadhan dan bulan Muharram. Pilihan akhirnya jatuh pada yang terakhir, karena bulan Muharram adalah bulan ketika orang-orang kembali dari menunaikan ibadah haji, dan Muharram adalah salah satu bulan suci (ath-Thabari, ibid.). Saat itu pun tidak ada yang mengusulkan bulan Rabiul Awwal, bulan lahirnya Rasulullah Saw, sebagai awal bulan tahun Hijrah.
Kelahiran Nabi Muhammad SAW tidak bermakna apa, karena beliau juga sebagai manusia dan hamba Allah kalau beliau tidak di angkat sebagai Nabi dan Rasul dan Rahmat bagi seluruh Alam, maka dari itu layak jika kita sebagai pengikut Beliau untuk memperingati kelahiran beliau, pengagungan dan penghormatan kepada Rasulullah Muhammad Saw, yang antara lain diekspresikan dengan Peringatan Maulid Nabi Saw, sejatinya merupakan perwujudan kecintaan kepada Allah, karena Muhammad Saw adalah kekasih-Nya. Jika memang demikian kenyataannya maka kaum Muslim wajib mengikuti sekaligus meneladani Nabi Muhammad Saw dalam seluruh aspek kehidupannya, bukan sekadar dalam aspek ibadah ritual dan akhlaknya saja.
Peringatan Maulid Nabi SAW sebagai momentum bagi kaum Muslim untuk terus berusaha melahirkan kembali masyarakat Islam sebagaimana yang pernah dibidani kelahirannya oleh Rasulullah Saw di Madinah. Sebab, siapapun tahu, masyarakat sekarang tidak ada bedanya dengan masyarakat Arab pra-Islam, yakni sama-sama Jahiliah. Sebagaimana masa Jahiliah dulu, saat ini pun aturan-aturan Islam tidak diterapkan.
Ada seorang sahabat bertanya kepada Nabi tentang puasa beliau pada hari senin beliau saw menjawab : “Itu adalah hari kelahiranku, dan hari aku dibangkitkan” (Shahih Muslim hadits no.1162). dari hadist ini bahwa kita perlu sekiranya memperingati hari kelahiran Beliau bahkan hari kelahiran kitapun perlu diperingati sebagai tanda kita bersyukur, maka kita sudah sepantasnya untuk mensyukuri hari kelahiran beliau. Berkata Abbas bin Abdulmuttalib RA : “Izinkan aku memujimu wahai Rasulullah..” maka Rasul SAW menjawab: “silahkan..,maka Allah akan membuat bibirmu terjaga”, maka Abbas RA memuji dg syair yg panjang, diantaranya : “… dan engkau (wahai Nabi SAW) saat hari kelahiranmu maka terbitlah cahaya dibumi hingga terang benderang, dan langit bercahaya dengan cahayamu, dan kami kini dalam naungan cahaya itu dan dalam tuntunan kemuliaan (Al Qur’an) kami terus mendalaminya” (Mustadrak ‘ala shahihain hadits no.5417).

IMAN DALAM KEHIDUPAN

 

Keimanan itu sangat pentig sekali bagi semua kehidupan manusia.ini dan menjadi tercermin langkah dan aktifitas kita sehari-hari karena manusia mempunyai sifat yang lupa dan salah, dan kata iman itu terkandun pengertian yang luas.

 

*      Pengamanan hati dari rasa susah, gelisah dan takut.

*      Pengamanan akal dari berpikir salah dan batil.

*      Pengamanan mata dari pandangan yanga salah dan penuh nafsu.

*      Pengamanan mulut dan lidah dari bohong, janji palsu, fitnah, sumpah palsu, caci maki, dan semua bahaya lidah lainnya.

*      Pengamanan mulut dari pengisiannya dengan makanan dan minuman yang haram dan syubhat.

*      Pengamanan telinga dari pendengaran yang batil , dan tidak mendengarkan ajaran islam dengan penuh perhatian.

*      Pengamanan tangan dari memegang dan melakukan segala yang terlarang dan tercela.

*      Pengamanan perut dari pengisiannya dengan Sesutu yang haram dan syubhat.

*      Pengamanan nafsu birahi dari pemuasannya dengan perzinaan dan pelacuran .

*      Pengamanan kaki dari melangkah ke tempat tujuan yang terlarang dan tidak terpuji.

 

Kalau kita sudah merasa mampu mengamankan semua angota badan dari segala yang negative, maka kita akan aman dari kemarahan sesama manusia dan kemurkaan Allah. Akhirnya, kita terhindar neraka dan otomatif untuk masuk surga, karena sebenarnya semua anggota badan kita ini di samping menjadi sarana untuk mencapai kebahagian hidup, juga menjadi pintu-pintu dosa yang mengotori jiwa raga kita sendiri. Kmampuan menutup pintu-pintu dosa itu bertanda kita sudah beriman, dan sbagai bukti bahwa cahaya iman itu sudah menerangi seluruh anggota tubuh kita.